BEBERAPA ILMUWAN MUSLIM DI ANDALUSIA
Ibnu Rusyd
Abu Walid Muhammad Ibnu Rushd atau Averroes bagi bangsa Barat lahir di Kordoba pada tahun 520 Hijriah. Karya-karya Ibnu Rusyd meliputi bidang filsafat, kedokteran dan fikih dalam bentuk karangan, ulasan, essai dan resume. Hampir semua karya-karya Ibnu Rusyd diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan Ibrani. Ia merupakan komentator terbesar atas filsafat Aristoteles yang mempengaruhi filsafat Kristen di abad pertengahan, termasuk pemikir semacam St. Thomas Aquinas.
Maslamah Al-Majriti
Abul Qasim Maslamah bin Ahmad Al-Majriti lahir di Madridsekitar tahun 1008 M. Ia adalah seorang astronom, alkimiawan, matematikawan, dan ulama Arab Islam Al-Andalus. Ia juga ikut serta dalam penerjemahan Planispherium karya Ptolemeus, memperbaiki terjemahan Almagest, memperbaiki tabel astronomi dari Al-Khwarizmi, menyusun tabel konversi kalender Persia ke kalender Hijriah, serta mempelopori teknik-teknik geodesi dan triangulasi.
Ibnu Bajjah
Abu Bakar Muhammad bin Yahya bin ash-Shayigh atau Ibnu Bajjah merupakan filsuf dan dokter Muslim Andalusia yang dikenal di Barat dengan nama Latinnya, Avempace. Ia lahir di Saragossa di tempat yang kini bernama Spanyol dan meninggal di Fez pada 1138. Kebanyakan buku dan tulisannya belum terselesaikan karena kematiannya yang cepat. Ia memiliki pengetahuan yang luas pada kedokteran, Matematikaebagai vizier dan dokter untuk Abu Yaqub Yusuf, penguasa Al-Andalus. Di zamannya nama baiknya sebagai pemikir dan pelajar telah membuatnya dipuji sebagai Maecenas. Ibnu Tufail juga merupakan, dan Astronomi. Sumbangan utamanya pada filsafat Islam ialah gagasannya pada Fenomenologi Jiwa.
Ibnu Tufail
Ibnu Tufail atau Abubacer ialah filsuf, dokter, dan pejabat pengadilan Al-Andalus. Ia lahir di Guadix dekat Granada dan dididik oleh Ibnu Bajjah. Ia menjabat sekretaris untuk penguasa Granada, dan kemudian s pengarang Hayy ibn Yaqthan (Hidup, Putra Kesadaran) roman filsafat, dan kisah alegori lelaki yang hidup sendiri di sebuah pulau dan dan yang tanpa hubungan dengan manusia lainnya menemukan kebenaran dengan pemikiran yang masuk akal, dan kemudian keterkejutannya pada kontak dengan masyarakat manusia untuk dogmatisme, dan penyakit lainnya. Ia meninggal di Maroko. pada 1185.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar